Tinjau Lokasi Longsor Kepala BPBD Cilacap: Dusun Cilulu BLOK Ciheulang Ingatkan Warga Bila Terjadi Hujan Deras Terus Menerus.Agar Waspada dan Tinggalkan Rumah untuk Mengungsi.

Cilacap, Kabar Indonesia : Kepala Pelaksana Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cilacap, Taryo, S.Sos., M.Si., melakukan inspeksi mendadak (SIDAK) ke lokasi bencana tanah longsor yang melanda Dusun Cilulu, Blok Ciheulang, Desa Dayeuhluhur, Kecamatan Dayeuhluhur, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah. Kedatangan beliau didampingi langsung oleh Camat Dayeuhluhur, Eman Suherman, S.Sos., M.Si., serta Kepala Desa Dayeuhluhur, Farid Masruri, S.Ip., guna meninjau langsung kondisi lapangan pasca bencana. 18.Mei.2026.

Bencana tanah longsor ini terjadi pada Senin malam hingga Selasa dini hari, tanggal 11 sampai 12 Mei 2026, yang dipicu oleh curah hujan dengan intensitas tinggi yang turun terus-menerus. Taryo S.Sos., M.Si.,menjelaskan, dampak yang ditimbulkan cukup serius, di mana sejumlah bangunan warga mengalami kerusakan mulai dari retakan dinding, struktur bangunan yang rusak, hingga tanah di sekitar pemukiman diketahui amblas hingga mencapai kedalaman kurang lebih satu meter.

“Faktanya, kejadian ini akibat hujan deras yang berlangsung cukup lama. Kami melihat kondisi di lapangan sangat memprihatinkan, rumah warga retak-retak, rusak, bahkan tanahnya amblas cukup dalam. Sebenarnya, jauh hari sebelum kejadian, pihak kami sudah menugaskan staf BPBD Posko Majenang untuk turun langsung meninjau dan memantau kondisi wilayah di Blok Ciheulang ini mengingat potensi bahayanya,” ungkap Taryo S.Sos., M.Si., saat memberikan keterangan di lokasi.

Terkait tertutupnya akses utama warga akibat timbunan tanah dan bebatuan yang sangat besar, Taryo menegaskan penanganan tidak bisa dilakukan secara manual oleh tenaga manusia biasa. Pasalnya, longsoran ini memiliki jarak yang sangat panjang dan kedalaman yang cukup ekstrem. Oleh karena itu, BPBD telah berkoordinasi dan bekerja sama dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) untuk mengerahkan alat berat.

“Kami sudah berkomunikasi intensif dengan pihak BBWS. Karena kondisi longsornya panjang dan dalam, mustahil jika dikerjakan pakai tenaga manusia. Alhamdulillah, hingga saat ini tim dari BBWS dan BPBD dibantu warga sekitar terus bekerja tanpa henti selama kurang lebih satu minggu ini untuk membuka kembali akses jalan tersebut. Harapannya, jalur ini segera bisa dilewati agar roda perekonomian masyarakat yang sempat terganggu bisa kembali lancar seperti sedia kala,” tambahnya.

Dari data dan hasil kajian yang diterima BPBD, Taryo S.Sos., M.Si., Juga menyampaikan informasi penting hasil survei yang pernah dilakukan oleh Badan Geologi dan Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Berdasarkan rekomendasi resmi dari hasil penelitian tersebut, wilayah Blok Ciheulang ini secara teknis sudah dinyatakan tidak layak lagi dijadikan tempat tinggal karena karakteristik tanahnya yang rawan bergerak dan labil.

“Saya himbau kepada seluruh warga, mohon jangan merasa aman atau tenang-tenang saja. Ketika hujan turun sangat deras dan lama, kewaspadaan harus ditingkatkan. Jika dirasa kondisi sudah membahayakan, warga wajib segera mengungsi atau meninggalkan lokasi tersebut karena secara teknis dan ilmiah wilayah ini memang sudah tidak layak huni demi keselamatan nyawa,” tegas Taryo.S.Sos., M.Si.,

Sementara itu, Camat Dayeuhluhur, Eman Suherman, berharap dengan adanya penanganan serius ini, keselamatan warga menjadi prioritas utama. Ia juga berharap koordinasi antar instansi terus berjalan baik sehingga pemulihan sarana prasarana berjalan cepat dan tepat sasaran.

“Harapan kami, semoga seluruh warga yang terdampak senantiasa tabah dan kuat menghadapi musibah ini. Kami juga berharap kerja sama dengan instansi terkait terus terjalin agar perbaikan akses jalan dan penanganan wilayah rawan ini tuntas dan bermanfaat besar bagi masyarakat,” ujar Camat Eman.

Di tempat yang sama, Kepala Desa Dayeuhluhur, Farid Masruri, S.Ip., menambahkan bahwa Pemerintah Desa turut hadir memberikan bantuan berupa paket sembako bagi warga yang terdampak. Bantuan ini disalurkan sebagai wujud kepedulian dan dukungan moral agar warga tetap semangat.

“Pemerintah Desa telah menyalurkan bantuan sembako ini sebagai bentuk keprihatinan dan rasa kebersamaan kami. Harapannya, bantuan ini sedikit banyak bisa meringankan beban kebutuhan sehari-hari warga yang sedang tertimpa musibah, serta menjadi pengingat bahwa pemerintah selalu ada dan peduli di tengah masyarakat,” pungkas Kades Farid Masruri S.Ip.

Darsa Salah satu warga Dusun Cilulu RT 03/13 Mengatakan Dari Kunjungan BPBD dan Forkopimcam juga Pemerintah Desa Dayeuhluhur sangat Berterima kasih atas perhatiannya kepada warga masyarakat yang terkena musibah longsor,Tanggap dan Cepat dalam Melayani dan Membantu warga dari Pihak Desa Dayeuhluhur sangat Positif dan luar biasa Pemerintah Desa Sekarang ini, ungkap Darsa kepada Media Kabar Indonesia jateng.

Reporter: Asep Granat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *