Diduga Proyek Saluran Air di Kedungreja Cilacap, Komposisi Bahan Bangun Jadi Pertanyaan

CILACAP KABAR INDONESIA : Proyek pembangunan saluran air di wilayah Kedungreja, Kecamatan Kedungreja, Kabupaten Cilacap, menjadi sorotan awak media pada Senin (6/7/2026). Pembangunan ini ditujukan untuk memenuhi kebutuhan irigasi sekaligus meningkatkan hasil pertanian para petani setempat.

Proyek yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) senilai Rp234.600.000 ini dilaksanakan oleh Kelompok Tani Pondok Pule. Masyarakat dan khususnya para petani menaruh harapan besar agar saluran air ini dapat berfungsi optimal guna mendukung produktivitas lahan pertanian di wilayah tersebut.

Saat melakukan pemantauan di lokasi, awak media berkesempatan berbincang dengan Iwan, selaku ketua kelompok tani yang baru menjabat. Ia menyampaikan bahwa dirinya masih dalam tahap beradaptasi memimpin pelaksanaan kegiatan tersebut. “Saya masih baru dalam melaksanakan kegiatan ini di lokasi, harapannya ke depannya semuanya bisa berjalan lebih baik lagi,” ujar Iwan.

Namun, di samping harapan masyarakat, awak media menemukan hal yang memicu pertanyaan terkait proses pengerjaan. Terlihat penggunaan bahan adukan semen di mana setiap satu kali adukan dalam mesin molen hanya menggunakan setengah sak semen. Padahal konstruksi tersebut diharapkan dapat bertahan dan bermanfaat dalam jangka panjang.

Terkait hal tersebut, awak media pun meminta klarifikasi kepada Iwan. Menurut penjelasannya, takaran tersebut disesuaikan dengan kapasitas alat yang digunakan. “Kalau diberi satu sak semen, adukan di dalam molen tersebut tidak muat,” jelas Iwan.

Menyikapi penjelasan itu, awak media kembali menanyakan apakah takaran komposisi bahan tersebut menjamin kekuatan bangunan agar awet bertahan lama. Terkait hal itu, Iwan hanya menjawab dengan harapan, “Semoga bangunan ini bisa berfungsi dan bertahan dalam jangka panjang.”

Hingga saat ini proses pembangunan terus berjalan, masyarakat berharap kualitas pembangunan benar-benar diperhatikan agar manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan bagi kemajuan pertanian di Kedungreja.

Wartawan  : Mugiyono /Suyatno

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *