
CILACAP, KABAR INDONESIA : Sebuah unggahan berita di media sosial TikTok yang mengatasnamakan (HC) terkait pelaksanaan revitalisasi gedung TK Aisyiyah Dayeuhluhur, Kabupaten Cilacap, memicu perbincangan hangat di kalangan warga. Unggahan tersebut menyebutkan proyek yang bersumber dari bantuan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) diduga tidak memasang papan informasi proyek di lokasi pekerjaan.Selasa 15.09.2026.
Namun, fakta di lapangan menunjukkan hal yang berbeda. Papan informasi proyek justru terpasang dengan jelas dan terpampang di lokasi, sehingga unggahan yang beredar tersebut dinilai tidak benar atau berita bohong (hoaks).
Tri, salah satu wali murid sekaligus Bhabinkamtibmas dari Polsek Dayeuhluhur, menyayangkan keras munculnya unggahan tersebut. Menurutnya, hal ini sangat merugikan dan mencemarkan nama baik TK Aisyiyah Dayeuhluhur, serta dapat berdampak buruk terhadap kepercayaan masyarakat dan perkembangan anak didik di sekolah tersebut.
“Kami sangat menyesalkan adanya unggahan di TikTok itu. Papan proyeknya jelas ada dan terlihat terpasang baik di lokasi. Ini sama sekali tidak benar dan terbukti hoaks. Sangat disayangkan hal seperti ini bisa menyebar dan mencemarkan nama baik lembaga pendidikan yang justru berdedikasi mencerdaskan anak-anak kita,” tegas Tri.
Ia mengingatkan bahwa penyebaran informasi yang tidak benar dan mencemarkan nama baik dapat dikenakan sanksi hukum sesuai dengan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) terkait pencemaran nama baik dan penyebaran berita bohong.
Pihak sekolah serta warga berharap masyarakat lebih bijak dalam menerima dan menyebarkan informasi, serta selalu memverifikasi kebenaran setiap berita sebelum mempercayainya atau membagikannya kembali. Segala upaya penegakan hukum akan ditempuh apabila unggahan tersebut terus disebarkan dan menimbulkan kerugian lebih lanjut.
Liputan: Bang Asep Granat