Hak Koreksi Kades Mandala: Sapi UPPO Dijual Gapoktan, Uangnya Dukung Program KDMP

CIMANGGU KABAR INDONESIA: Terkait pemberitaan yang menuding dirinya menjual sapi bantuan Program UPPO, Kepala Desa Mandala, Salamet, memberikan penjelasan resmi untuk meluruskan fakta yang sebenarnya.

Menurut Kades Salamet, tuduhan bahwa dirinya yang menjual sapi itu tidak benar. Faktanya, yang menjual adalah Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan), bukan kepala desa atau perorangan. Uang hasil penjualan juga tidak dinikmati pribadi, melainkan digunakan untuk mendukung program Koperasi Desa Merah Putih (KDMP).

“Uangnya kami gunakan untuk beli lahan operasional dan biaya pengurusan surat-surat penting. Semua tercatat dan bisa dipertanggungjawabkan,” tegasnya.

Pada tahun 2023, Kelompok Tani Utama menerima bantuan Program UPPO senilai Rp200 juta, berupa 8 ekor sapi, kendaraan roda tiga, dan alat pengolah kotoran sapi. Tujuannya untuk mendukung pertanian.

Isu muncul saat kandang ditemukan kosong, lalu muncul dugaan bahwa oknum kepala desa yang menjualnya. Padahal, penjualan dilakukan atas kesepakatan kelompok tani dan Gapoktan. Uangnya dipakai sementara karena kebutuhan mendesak agar KDMP segera berjalan dan memberi manfaat bagi warga.

Salamet Kades Mandala  membantah adanya penyalahgunaan atau korupsi. Ia menegaskan ini hanya masalah bentuk aset yang berubah dan kurangnya informasi, bukan pencurian. Semua langkah diambil agar program pemerintah bisa berjalan lancar demi kepentingan bersama.

(Dodo P / As)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *