
CILACAP, KABAR INDONESIA 17 Juli 2026 : Terkait pemberitaan sebelumnya yang menyatakan dugaan ketidaksesuaian pelaksanaan peningkatan jaringan irigasi Daerah Irigasi (D.I) Cilaca di Desa Madura, Kecamatan Wanareja Kabupaten Cilacap, Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) Sri Mukti menyampaikan klarifikasi Pihak pelaksana menegaskan seluruh tahapan pekerjaan telah mengikuti ketentuan teknis yang berlaku serta di bawah bimbingan pendamping teknis.
Ketua P3A Sri Mukti,RS menyampaikan, keterangan yang menyatakan adanya pengurangan ukuran struktur tidak menggambarkan kondisi keseluruhan pekerjaan. “Kami tegaskan seluruh pelaksanaan pekerjaan di lokasi dikerjakan sesuai dengan spesifikasi teknis, gambar kerja, serta petunjuk pendamping teknis dari instansi terkait. Tidak ada pengurangan dimensi atau kualitas material yang disengaja,” ungkap RS.
Pihaknya menjelaskan bahwa perbedaan ukuran yang disebutkan bisa terjadi karena perbedaan titik pengukuran. Dinding saluran memiliki variasi ukuran pada bagian pondasi, badan dinding, dan bagian atas sesuai kebutuhan struktur tanah. “Pengukuran yang hanya pada satu titik sempit belum bisa dijadikan acuan keseluruhan pekerjaan. Tim kami siap menunjukkan dokumen lengkap saat dilakukan pemeriksaan resmi bersama instansi pembina,” tambahnya.
Mengenai tidak ditemukannya dokumen Bistek dan Dokumen teknis dalam proyek konstruksi yang berisi rincian daftar jenis pekerjaan (BOQ)di lapangan ,volume material, dan spesifikasi,ungkap EO. Bahkan EO memastikan dokumen asli tersimpan dengan tertib di kantor desa dan sekretariat P3A sesuai ketentuan administrasi. “Dokumen tidak ditinggal sembarangan di lokasi terbuka demi keamanan, namun kami siap melampirkan nya kapan saja jika ada permintaan resmi dari pihak berwenang, tim pengawas, maupun perwakilan masyarakat. Hal ini bukan berarti dikaburkan,” ujarnya menanggapi tuduhan pelanggaran UU Keterbukaan Informasi Publik.
P3A Sri Mukti juga menyatakan senantiasa terbuka terhadap pengawasan. “Kami bekerja untuk kepentingan pertanian warga Desa Madura. Jika ada masukan atau ingin memverifikasi bersama tim teknis BBWS Citanduy maupun Dinas PSDA(Pengelolaan Sumber Daya Air), kami sangat menyambut baik. Pekerjaan ini bertujuan agar saluran irigasi awet dan berfungsi maksimal untuk kesejahteraan bersama,” Ungkap EO.
EO Mengklarifikasi dan Meluruskan dari tulisan berita tersebut, terkait Ketua P3A, bahwa Kami bukan Sebagai Ketua P3A ,dan Ketuanya adalah RS, ungkapnya.
Bung Noval Salah satu Tokoh masyarakat Kecamatan Wanareja Sekaligus Propos Pemuda Pancasila mengatakan Kami Mendukung Sepenuhnya Program Pembangunan yang ada di wilayah kecamatan Wanareja, Apalagi terkait menyangkut masalah Kepentingan Peningkatan Produksi Pertanian yang akan dirasakan banyak manfaatnya bagi para petani, ungkapnya.
Reporter : As