
Cilacap Kabar Indonesia : Dalam kalender Jawa, bulan Safar memiliki makna yang mendalam, sekaligus menjadi momen munculnya tradisi Rebo Wekasan yang selalu dinanti masyarakat. Kedua hal ini bukan sekadar penanda waktu, melainkan sarana refleksi diri, doa bersama, dan pengingat untuk senantiasa berserah diri kepada Tuhan Yang Maha Esa.Kamis 6.8.2026
Bulan Safar adalah bulan kedua dalam penanggalan Hijriah. Secara bahasa, Safar berarti “kosong” atau “berjalan”. Dahulu, pada bulan ini sering dilakukan perjalanan dagang atau berpindah tempat. Di tengah masyarakat Jawa, bulan Safar kerap diasosiasikan dengan masa yang penuh ujian, sehingga muncul anjuran untuk memperbanyak ibadah, dzikir, dan memohon perlindungan agar terhindar dari segala marabahaya.
Salah satu momen istimewa dalam bulan Safar adalah Rebo Wekasan, yaitu hari Rabu terakhir di bulan Safar. Kata “Wekasan” sendiri berarti “terakhir”. Tradisi ini tumbuh sebagai wujud kearifan lokal yang mengajak umat untuk membersihkan hati dan pikiran sebelum memasuki bulan berikutnya.
Masyarakat umumnya memperingati Rebo Wekasan dengan berbagai kegiatan positif, seperti:
– Membaca doa perlindungan dan surat-surat pendek Al-Qur’an;
– Mengadakan tahlilan atau selamatan bersama keluarga dan tetangga;
– Berbagi makanan kepada sesama sebagai wujud kepedulian;
– Memperbanyak sedekah dan amal kebajikan.
Penting dipahami bahwa makna bulan Safar dan Rebo Wekasan bukanlah hal mistis yang menakutkan. Lebih dari itu, kedua momen ini menjadi pengingat bahwa setiap waktu memiliki hikmah. Kita diajak untuk tidak percaya pada takhayul, melainkan berpegang teguh pada iman: bahwa keberuntungan maupun kesulitan semata-mata datang dari Allah SWT. Dengan memperbanyak doa, usaha, dan silaturahmi, kita berharap segala keburukan dapat dijauhkan, dan kebaikan senantiasa menyertai langkah hidup.
Melalui tradisi ini, nilai-nilai kebersamaan, rasa syukur, dan kepedulian antar warga tetap terjaga. Rebo Wekasan menjadi momentum untuk memulai lembaran baru dengan hati yang bersih, niat yang tulus, dan harapan yang penuh kebaikan.
( H.Akhmad Yadin )