Penyuluhan, Pencegahan, dan Pengobatan Diabetes Digelar di Desa Ujungbarang, Majenang Cilacap


Cilacap,  Kabar Indonesia : Upaya meningkatkan derajat kesehatan masyarakat terus digalakkan oleh pemerintah desa dan pihak terkait. Kali ini, bertempat di Aula GOR Desa Ujungbarang, Kecamatan Majenang, Kabupaten Cilacap, telah berlangsung kegiatan penting bertajuk Penyuluhan, Pencegahan, dan Pengobatan Penyakit Diabetes. Kegiatan ini diselenggarakan sebagai langkah nyata dalam mengedukasi warga sekaligus memberikan pelayanan kesehatan langsung guna menekan angka penderita diabetes yang kian meningkat di kalangan masyarakat. 2 Juni 2026.

Kegiatan berlangsung khidmat dan penuh antusiasme, dihadiri langsung oleh Kepala Desa Ujungbarang Tarkono, tenaga medis dari bidang kesehatan Dr. Lukman, para kader Posyandu tingkat RT dan RW, para Kepala Dusun, serta ratusan warga masyarakat yang datang untuk mendapatkan informasi dan pelayanan kesehatan.

Dalam sambutannya, Tarkono Kepala Desa Ujungbarang  menyampaikan apresiasi yang tinggi atas terselenggaranya kegiatan yang sangat bermanfaat ini. Menurutnya, kesehatan warga adalah prioritas utama pembangunan desa, dan penyakit diabetes menjadi salah satu perhatian serius karena dampaknya yang besar terhadap kualitas hidup masyarakat.

“Kami sangat mendukung kegiatan seperti ini. Diabetes sering disebut sebagai penyakit diam-diam, yang kadang baru terasa gejalanya saat kondisi sudah parah. Oleh karena itu, kehadiran penyuluhan ini sangat penting agar warga sadar, waspada, dan tahu cara menjaga diri agar terhindar dari penyakit ini. Kami berharap warga memanfaatkan momen ini dengan sebaik-baiknya, mendengarkan arahan medis, dan mulai menerapkan pola hidup sehat,” ujar Tarkono di hadapan para hadirin.

Beliau juga mengapresiasi peran aktif para kader Posyandu dan Kadus yang telah membantu sosialisasi hingga ke pelosok wilayah, sehingga informasi ini dapat sampai ke seluruh lapisan masyarakat.

Sesi inti penyuluhan dipaparkan langsung oleh Dr. Lukman, yang memberikan penjelasan lengkap mengenai apa itu diabetes, penyebab, gejala yang harus diwaspadai, hingga cara pencegahan dan pengobatannya. Dokter Lukman menjelaskan bahwa diabetes atau kencing manis terjadi ketika kadar gula darah dalam tubuh terlalu tinggi karena tubuh tidak dapat memproduksi atau menggunakan insulin dengan baik.

“Penyebab utamanya adalah pola makan yang kurang sehat, kurang gerak atau kurang olahraga, kelebihan berat badan, hingga faktor keturunan. Di desa-desa pun kasus ini cukup banyak ditemukan, sering kali karena kebiasaan mengonsumsi makanan berkarbohidrat tinggi, makanan manis, dan kurang sayuran,” jelas Dr. Lukman.

Dalam pemaparannya, beliau menekankan tiga hal utama: Penyuluhan agar warga paham risikonya, Pencegahan dengan cara menjaga pola makan, rutin beraktivitas fisik, dan berhenti merokok, serta Pengobatan yang harus dilakukan secara rutin dan teratur jika seseorang sudah terdiagnosis, agar tidak menimbulkan komplikasi berbahaya seperti gangguan ginjal, mata, hingga luka yang sulit sembuh.

Kegiatan ini bukan hanya sekadar penyuluhan, tetapi juga dilengkapi dengan pemeriksaan kesehatan dan pengobatan yang diberikan secara cuma-cuma kepada warga yang membutuhkan. Hal ini tentu menjadi kabar gembira bagi masyarakat, terutama mereka yang memiliki keterbatasan akses atau biaya berobat.

Suasana semakin hangat saat sesi pemeriksaan dan konsultasi berlangsung. Warga terlihat antre dengan tertib untuk memeriksakan diri, mengecek kadar gula darah, hingga berkonsultasi langsung dengan Dr. Lukman maupun petugas kesehatan lainnya.

Salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya, dengan penuh rasa syukur mengucapkan banyak terima kasih kepada pemerintah desa, pihak kesehatan, dan seluruh panitia yang telah menyelenggarakan kegiatan mulia ini.

“Saya sangat berterima kasih sekali. Kegiatan seperti ini sangat bermanfaat bagi kami warga desa. Terima kasih karena sudah hadir ke sini, memberikan penyuluhan dan yang paling berharga adalah kami diperiksa dan diberi obat secara gratis. Semoga kebaikan  Dokter,  Kades bersama Pemerintah Desa Ujungbarang, dan semua yang terlibat dibalas oleh Tuhan Yang Maha Esa,” ucap warga tersebut dengan mata berbinar bahagia.

Harapan serupa juga disampaikan oleh para kader Posyandu yang hadir. Mereka berkomitmen untuk terus menjadi garda terdepan dalam menyebarluaskan informasi kesehatan di lingkungannya masing-masing, agar pesan yang disampaikan hari ini dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari seluruh warga Desa Ujungbarang.

Kegiatan ini ditutup dengan harapan agar kesadaran hidup sehat semakin meningkat, angka penyakit diabetes menurun drastis, dan masyarakat Desa Ujungbarang, Kecamatan Majenang, Kabupaten Cilacap senantiasa hidup sehat, kuat, dan sejahtera.

( Asep Saepudin)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *