
Kabar Indonesia, Pekalongan :
Oknum kepala sekolah dan guru di salah satu SD Kecamatan Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, dikenai tindakan kedinasan setelah dugaan tindakan asusila keduanya di lingkungan sekolah terekam kamera CCTV dan rekamannya berdurasi 21 detik beredar ke publik.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pekalongan Kholid mengatakan pihaknya telah menerima rekaman CCTV tersebut sejak awal Agustus 2026 dan langsung melakukan penelusuran serta klarifikasi, seperti dikutip dari Metro Pekalongan jaringan Pontianak Post), Sabtu (5/9/2026).
“Begitu sudah kami pastikan kebenaran video tersebut, langsung kami eksekusi dan kami tangani secara kedinasan atau kepegawaian,” kata Kholid.
Menurut Kholid, Oknum kepala sekolah telah dicopot dari jabatannya dan kini tidak lagi menjalankan tugas sebagai kepsek di sekolah tersebut.
Oknum kepala sekolah itu kemudian ditempatkan dalam status non job di lingkungan Disdikbud Kabupaten Pekalongan.
Sementara oknum guru perempuan yang berstatus Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja atau PPPK telah dipindahkan ke sekolah lain.
“Untuk sanksi selanjutnya masih menunggu disposisi pimpinan atau Plt Bupati, apakah itu diturunkan jabatannya satu tingkat atau sanksi lainnya,” ujar Kholid.
Penanganan tersebut dilakukan Disdikbud Kabupaten Pekalongan melalui mekanisme kedinasan dan kepegawaian terhadap kedua aparatur pendidikan tersebut.
Kholid mengungkapkan hubungan kedua oknum tersebut sebelumnya telah menjadi pembicaraan di lingkungan sekolah karena keduanya diketahui masing-masing telah berkeluarga.
Dalam proses penelusuran, terdapat kamera pengawas tersembunyi yang dipasang atas inisiatif tertentu dan bukan merupakan aset resmi sekolah.
Guru cantik yang melakukan Asusila (mesum) dengan Kepala sekolah di Pekalongan, akhirnya klarifikasi dan meminta maaf.
Guru di Pekalongan yang sedang ramai diperbincangkan akhirnya melakukan klarifikasi dan meminta maaf karena telah membuat malu sekolahnya, usai bukti rekaman CCTV saat bersama kepala sekolah ramai di media sosial.
Video rekaman CCTV yang memperlihatkan tindakan Asusila (mesum) oknum kepala sekolah dan seorang guru di salah satu SD di Kecamatan Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan, viral dan ramai diperbincangkan di media sosial.
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pekalongan mengakui peristiwa tersebut dan telah menangani persoalan tersebut.
Kepala sekolah yang terlibat bahkan sudah dicopot dari jabatannya, sedangkan oknum guru dipindahkan ke sekolah lain.
Oknum guru tersebut juga menyampaikan permintaan maaf karena dinilai telah mempermalukan nama sekolah
Guru cantik yang melakukan Asusila (mesum) dengan Kepala sekolah di Pekalongan, akhirnya klarifikasi dan meminta maaf.
Guru cantik yang melakukan Asusila (mesum) dengan Kepala sekolah di Pekalongan, akhirnya klarifikasi dan meminta maaf.
Guru di Pekalongan yang sedang ramai diperbincangkan akhirnya melakukan klarifikasi dan meminta maaf karena telah membuat malu sekolahnya, usai bukti rekaman CCTV saat bersama kepala sekolah ramai di media sosial.
Video rekaman CCTV yang memperlihatkan tindakan Asusila (mesum) oknum kepala sekolah dan seorang guru di salah satu SD di Kecamatan Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan, viral dan ramai diperbincangkan di media sosial.
(Bang Asep/Tim)