
MAGELANG UTARA, KABAR INDONESIA – Wali Kota Magelang, Damar Prasetyono, memimpin apel pagi dalam rangka mewujudkan Indonesia Asri. Mengawali pekan dengan semangat gotong royong, Pemkot Magelang menggelar aksi bersih-bersih sungai yang dihadiri kurang lebih 600 orang.
Kegiatan bertajuk Merti Kali Tahun 2026 ini berlangsung di Kelurahan Kramat Selatan, Kecamatan Magelang Utara, tepatnya di kawasan Bundaran GOR Samapta, Kota Magelang, Jawa Tengah, pada Selasa (05/05/2026).
Aksi ini merupakan implementasi nyata dari program unggulan Wali Kota Magelang, yakni “Ngrawat Magelang”, sekaligus mendukung program nasional “Gerakan Indonesia ASRI”.
Kegiatan dimulai tepat pukul 06.30 WIB dengan pelaksanaan apel pagi. Apel ini diikuti oleh ratusan personel gabungan yang terdiri dari unsur OPD Pemkot Magelang, TNI/Polri, Balai PSDA Serayu Bogowonto (Serbog), pelajar, mahasiswa, hingga Komunitas Peduli Sungai.
Dalam arahannya, Wali Kota Damar Prasetyono menekankan bahwa Merti Kali bukan sekadar rutinitas pembersihan, melainkan manifestasi dari semangat menjaga, melestarikan, dan membersihkan lingkungan secara berkelanjutan.
“Merti Kali 2026 adalah momentum kita untuk memelihara dan melestarikan apa yang kita miliki. Saya ingin kegiatan ini menjadi budaya, sehingga muncul kesadaran kolektif tanpa perlu adanya paksaan. Kita harus paham betul apa arti kebersihan bagi kehidupan kita,” ujar Wali Kota.
Beliau juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh elemen masyarakat dan instansi yang hadir, serta berharap dapat terus memberikan contoh nyata dalam menjaga kebersihan lingkungan.
Usai apel, seluruh peserta langsung bergerak menuju lokasi titik sasaran di sepanjang aliran Kalibening, Kelurahan Kramat Selatan. Dengan membawa peralatan lengkap seperti cangkul, sapu, garpu, hingga mesin potong rumput, para peserta bahu-membahu membersihkan sedimen dan sampah yang menyumbat aliran air.
Untuk memastikan keamanan, peserta dilengkapi dengan Alat Pelindung Diri (APD) seperti sarung tangan dan sepatu lapangan. Selain pembersihan, dilakukan juga pemasangan sandbag di beberapa titik bantaran yang memerlukan penguatan struktur.
Tidak hanya fokus pada pengangkatan sampah, aksi Merti Kali kali ini juga diisi dengan kegiatan konservasi lingkungan untuk menjaga ekosistem sungai. Penebaran bibit ikan dilakukan di aliran saluran irigasi Kalibening untuk menjaga keseimbangan ekosistem air.
Selain itu, Pemerintah Kota Magelang melalui Dinas Lingkungan Hidup juga membagikan bibit tanaman secara gratis kepada masyarakat sekitar sebagai stimulus untuk gerakan penghijauan di lingkungan rumah.
Kegiatan ini menjadi bukti komitmen Kota Magelang dalam menjaga keasrian lingkungan perkotaan. Wali Kota berharap budaya “Ngrawat Magelang” tertanam di setiap lapisan masyarakat, sehingga Kota Magelang tidak hanya maju secara infrastruktur, tetapi juga unggul dalam kebersihan dan kesehatan lingkungan.
“Aksi serentak ini diharapkan menjadi pemicu bagi warga, terutama yang tinggal di sepanjang bantaran Kalibening, untuk berhenti membuang sampah ke sungai demi masa depan bumi yang lebih baik dan Kota Magelang yang tetap Asri,” pungkasnya.
Dengan semangat “Kaline Resik, Banyune Mili Masyarakate Mukti” (Sungai Bersih, Air Mengalir, Masyarakat Sejahtera).
Reporter : Sumarno ST.