Harga Sembako Melonjak Tajam, Pedagang dan Pembeli Sama-sama Mengeluh

CILACAP KABAR INDONESIA : Kenaikan harga sejumlah kebutuhan pokok atau sembako yang terjadi belakangan ini membuat keresahan dirasakan oleh dua pihak sekaligus: para pedagang maupun para pembeli. Di Pasar Wanareja, Kabupaten Cilacap, kenaikan harga terasa sangat tajam untuk sejumlah komoditas utama.18.07.2026.

Berdasarkan pantauan di lapangan, harga timun kini mencapai Rp14.000 per kilogram, daging ayam berkisar Rp35.000 per kilogram, minyak goreng curah naik menjadi Rp21.000 per kilogram, dan harga beras pun kini menyentuh angka Rp14.000 per kilogram.

Menyikapi hal tersebut, salah satu pedagang bernama M mengaku sangat prihatin. Kenaikan harga ini membuat pembeli menjadi segan berbelanja, sehingga omzet dagangan pun ikut turun drastis. “Saat ini pembeli di Pasar Wanareja justru makin sepi. Kami pedagang juga ikut merugi karena barang tidak laku terjual. Harapan kami, pemerintah tidak hanya melihat dari sisi konsumen, tapi juga turut memperhatikan keluhan dan kesulitan yang kami rasakan sebagai pedagang,” ujarnya.

Sementara itu, perasaan serupa disampaikan Yyn, salah satu pembeli yang mengaku kaget melihat lonjakan harga yang terjadi hampir menyeluruh pada kebutuhan pokok. “Hampir semua kebutuhan dasar harganya naik tinggi. Sangat memberatkan bagi kami yang berpenghasilan pas-pasan. Kami berharap pihak pemerintah segera turun tangan, mencari solusi yang adil dan membantu menstabilkan harga kembali agar kami bisa memenuhi kebutuhan rumah tangga dengan layak,” ungkapnya.

Keresahan yang sama juga dirasakan pedagang lain maupun pengunjung pasar, yang berharap adanya kebijakan atau langkah nyata dari pemerintah untuk mengendalikan harga, sehingga tidak merugikan semua pihak dan perekonomian rakyat tetap terjaga.

Reporter : Yayan S.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *