JATENG.KABARINDONESIA.ONLINE,SRAGEN – Menjelang upacara penutupan TMMD Reguler ke-128 Kodim 0725/Sragen, berbagai persiapan terus dilakukan demi memastikan kegiatan berlangsung aman, tertib, dan lancar. Salah satunya melalui pengecekan langsung jalur kendaraan serta area parkir oleh jajaran Unit Intel Kodim Sragen, Rabu (20/05/2026).
Danunit Intel Kodim 0725/Sragen Letda Inf Sugeng bersama anggota turun ke lokasi untuk meninjau akses utama menuju area kegiatan penutupan TMMD yang rencananya digelar besok pagi.

Pengecekan dilakukan secara menyeluruh, mulai dari jalur keluar masuk kendaraan, titik parkir tamu undangan, hingga akses alternatif yang nantinya dapat digunakan warga sekitar guna menghindari kepadatan arus lalu lintas.
Menurut Letda Inf Sugeng, kesiapan pengamanan dan pengaturan kendaraan menjadi bagian penting agar pelaksanaan penutupan TMMD tidak mengganggu aktivitas masyarakat.
“Kami ingin seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman dan tertib, namun masyarakat juga tetap nyaman menjalankan aktivitas sehari-hari. Karena itu pengaturan jalur dan parkir harus dipastikan benar-benar siap,” ujarnya di sela kegiatan.
Selain memastikan kelancaran arus kendaraan, personel Unit Intel juga melakukan pendekatan humanis kepada masyarakat dengan memberikan penjelasan terkait pengaturan lalu lintas sementara selama acara berlangsung.
Langkah tersebut mendapat sambutan positif dari warga. Kehadiran aparat TNI di lapangan dinilai mampu memberikan rasa aman sekaligus menunjukkan perhatian terhadap kenyamanan masyarakat desa.
Program TMMD Reguler ke-128 Kodim 0725/Sragen selama pelaksanaannya telah menghadirkan sejumlah pembangunan fisik bagi masyarakat, di antaranya pembangunan jalan, talud, RTLH, jamban, dan fasilitas umum lainnya.
Tak hanya fokus pada pembangunan infrastruktur, TMMD juga menjadi sarana memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat melalui semangat gotong royong yang terjalin selama kegiatan berlangsung.
Rencananya, upacara penutupan TMMD Reguler ke-128 Kodim 0725/Sragen akan dihadiri unsur Forkopimda, tokoh masyarakat, pejabat daerah, serta warga yang selama ini ikut merasakan manfaat program tersebut.
(Redaksi KABAR INDONESIA JATENG)